Jelang Putaran Pertama Wali Kota Cup VII 2025 Usai, Isu Transfer King Polo Panaskan Persaingan
Raja Tarkam asal Lombok digadang-gadang bakal memperkuat salah satu tim di babak 16 besar.
Telusur.news, KOTAMOBAGU — Lapangan Aruman Jaya, Motoboi Kecil, kembali menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Kotamobagu. Wali Kota Cup VII 2025 memasuki hari-hari terakhir putaran pertama, dan tensi kompetisi semakin meninggi. Namun yang lebih memanaskan suasana bukan hanya hasil pertandingan melainkan spekulasi soal satu nama besar: King Polo.
Pemain asal Lombok yang memiliki nama asli Supriandi ini dikenal sebagai Raja Tarkam berkat skill individu, visi bermain, dan karismanya di lapangan. Popularitasnya terus meroket di media sosial, sementara nilai transfernya diberitakan bisa menembus puluhan juta sekali tampil.
Dengan 16 besar tinggal di depan mata, rumor bahwa salah satu tim siap mendatangkan King Polo langsung menyedot perhatian publik. Banyak yang meyakini, kehadiran pemain bertalenta tersebut dapat mengubah arah persaingan.
Amir Halatan, pemerhati sepak bola Kotamobagu, menilai mendatangkan King Polo akan menjadi langkah strategis bagi tim mana pun yang mau mengambil risiko.
“King Polo bukan pemain sembarangan. Dia bisa mengangkat mental tim dan memberi warna berbeda di lapangan,” ujar Amir.
“Kalau ada tim yang berhasil mengamankan jasanya, saya yakin persaingan 16 besar akan jauh lebih panas.”
Beberapa tim unggulan sudah mempersiapkan skuad terbaik mereka, termasuk mendatangkan pemain dari luar provinsi hingga mantan pemain nasional. Namun, nama King Polo tetap menjadi sorotan utama jelang putaran pertama berakhir.
Dengan waktu tinggal sekitar satu minggu menuju 16 besar, publik menantikan apakah rumor tersebut akan jadi kenyataan. Jika benar terjadi, Wali Kota Cup VII 2025 diprediksi bakal menjadi salah satu edisi paling meriah dalam beberapa tahun terakhir.
Pertanyaan besar pun kini menggantung di udara: siapa tim yang berani dan mampu membawa sang Raja Tarkam ke Kotamobagu? Dengan talenta Polo yang dikenal memiliki dribel cepat, akurasi tembakan mematikan, serta kemampuan mengubah ritme permainan hanya dalam hitungan detik, kehadirannya jelas bisa menjadi pembeda di fase 16 besar. Jika ia benar-benar tampil, Wali Kota Cup VII 2025 bukan hanya semakin panas—tetapi juga berpotensi menghadirkan aksi terbaik yang dinanti penonton sepak bola Kota Kotamobagu.
YN
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.