Kasat Pol PP Kotamobagu: Terima Kasih Bupati Boltim, Insiden Damkar di Modayag Jadi Pembelajaran Bersama
Telusur.news, KOTAMOBAGU — Insiden pengendalian kebakaran yang terjadi di Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat malam (2/1/2026), mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Boltim.
Dalam peristiwa tersebut, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kotamobagu yang datang membantu penanganan kebakaran lintas wilayah justru mendapat cacian, penghambatan, hingga aksi pelemparan dari sejumlah oknum warga di lokasi kejadian.
Meski berada dalam situasi yang tidak kondusif dan berisiko terhadap keselamatan, personel Damkar Kotamobagu tetap bertahan menjalankan tugas kemanusiaan, setelah menerima informasi bahwa masih terdapat korban yang belum berhasil diselamatkan.
Menyikapi insiden itu, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, SE., M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman tegas atas tindakan tidak terpuji yang dialami personel dan armada Damkar Kota Kotamobagu.
Bupati menegaskan bahwa tindakan cacian, penghambatan, apalagi pelemparan terhadap petugas pemadam kebakaran tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Menurutnya, selama ini hubungan kerja sama dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Boltim dan Pemerintah Kota Kotamobagu telah berjalan dengan sangat baik, khususnya dalam penanganan kebakaran dan kondisi darurat lainnya.
Ia menyebutkan, wilayah Kecamatan Modayag Bersatu dan Kecamatan Mooat kerap membutuhkan dukungan lintas daerah, termasuk bantuan armada dan personel Damkar dari Kota Kotamobagu.
“Kerja sama ini sudah terbangun sejak lama. Dalam banyak kejadian kebakaran, kami sangat terbantu dengan kehadiran Damkar Kota Kotamobagu. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada setiap petugas yang datang membantu,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa petugas Damkar yang datang dari luar wilayah merupakan mitra kemanusiaan yang hadir demi keselamatan masyarakat.
“Tidak boleh ada intimidasi, cacian, apalagi kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati Boltim menugaskan Camat Modayag, Reinnold Rakinaung, bersama Sangadi Modayag dan Sekretaris Desa Modayag, untuk menemui langsung jajaran Damkar Kota Kotamobagu.
Kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan permohonan maaf secara resmi sekaligus mendengarkan langsung kronologi kejadian dari personel Damkar yang bertugas pada malam insiden.
Dalam pertemuan tersebut, personel Damkar menjelaskan bahwa setibanya di lokasi kebakaran, mereka disambut teriakan dan cacian dari sebagian warga yang menilai petugas terlambat datang. Situasi semakin memanas ketika sejumlah warga merebut nosel selang pemadam, bahkan terjadi aksi pelemparan terhadap personel dan armada Damkar.
Kendati menghadapi ancaman keselamatan, petugas tetap bertahan di lokasi demi menjalankan tugas kemanusiaan.
Setelah mendengarkan kronologi secara utuh, Camat Modayag bersama Sangadi dan Sekretaris Desa Modayag menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas nama Pemerintah Kabupaten Boltim, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. Mereka juga berkomitmen melakukan pembinaan dan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP., M.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Boltim atas perhatian dan sikap tegas yang ditunjukkan.
“Perhatian dan ketegasan Bupati Bolaang Mongondow Timur menjadi penguat moral bagi personel kami. Ini membangkitkan semangat pengabdian untuk terus menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, termasuk di luar wilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa permohonan maaf yang disampaikan telah diterima dengan baik oleh jajaran Damkar.
“Alhamdulillah, kami saling memaafkan dan sepakat menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan bermartabat, serta memperkuat sinergi lintas daerah demi pelayanan kemanusiaan yang lebih baik.
Hasil pertemuan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy V. Mangkat, S.H., M.H.(**)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.