Ketua TP-PKK Kotamobagu Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Telusur.news, KOTAMOBAGU Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., bersama rombongan dan Kepala Dinas Pertanian Kota Kotamobagu, Piter Suli, melakukan kunjungan kerja di kantor SKPD Pemerintah Kota Kotamobagu yang berlokasi di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (23/01/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu, Piter Suli, menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di dua lokasi dengan fokus utama pada kesiapan dan keseriusan Pemerintah Kota Kotamobagu, khususnya Ibu Wali Kota, dalam mendorong ketahanan pangan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia.

“Dalam kunjungan ini, kami meninjau sejumlah lahan milik pemerintah yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Rencananya, lahan tersebut akan dikembangkan menjadi Kebun PKK, dengan TP PKK sebagai leader,” ujar Piter.

Ia menambahkan, untuk mendukung aspek teknis pelaksanaan program, akan dilibatkan Dinas Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan yang berkaitan langsung dengan sektor pangan. Program tersebut juga akan dikoordinasikan dan dimohonkan penguatan melalui Asisten II Setda Kotamobagu agar menjadi bagian dari program resmi pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) ini diarahkan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah, khususnya melalui peningkatan produksi pangan lokal.

“Luas lahan yang direncanakan untuk dikelola sekitar 3.000 meter persegi dan dinilai sangat potensial. Rancangan program ditargetkan mulai disusun pada Februari, dengan pendampingan teknis dari penyuluh, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Piter menegaskan bahwa lahan tersebut sangat layak untuk produksi bahan pangan strategis, khususnya komoditas sayuran dengan fokus utama pada cabai rawit, yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas harga dan inflasi daerah.

“Jika produksi berjalan baik dan berkelanjutan, hasilnya akan disalurkan ke Gerakan Pangan Murah melalui Dinas Ketahanan Pangan maupun Dinas Perdagangan,” katanya.

Ia berharap keterlibatan dalam program ini tidak hanya terbatas pada TP PKK Kota, tetapi juga melibatkan TP PKK di tingkat kecamatan. Dengan demikian, seluruh kecamatan di Kota Kotamobagu dapat berperan aktif dalam menjaga ketersediaan pangan secara merata.

“Kolaborasi ini sangat membantu dinas teknis dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah maupun operasi pasar, agar harga tetap stabil bahkan berada di bawah HET, sehingga meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

(YN)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.