Konsul Jenderal Filipina Kunjungi Kotamobagu, Weny Gaib Dorong Serat Daun Nenas Jadi Produk Bernilai Tinggi

Telusur.news, KOTAMOBAGU — Potensi bahan baku lokal Kota Kotamobagu mulai dilirik untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Filipina di Manado, Mary Jennifer Domingo Dingal, kepada Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut diterima Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., di ruang kerja Wakil Wali Kota Kotamobagu.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah peluang kerja sama, termasuk pengembangan produk berbahan dasar yang tersedia di Kotamobagu namun telah memiliki nilai ekonomi tinggi di Filipina.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah serat daun nenas. Menurut Weny, bahan tersebut di Filipina telah dikembangkan menjadi bahan kain untuk pakaian dengan nilai jual yang relatif tinggi.

“Pemerintah Kota Kotamobagu berterima kasih atas kunjungan ini. Tadi juga dipaparkan sejumlah produk industri di Filipina yang bahan dasarnya ada di Kota Kotamobagu, seperti serat daun nenas yang di Filipina diproduksi sebagai bahan kain untuk pakaian,” ujar Weny.

Melihat potensi tersebut, Pemkot Kotamobagu mendorong adanya kolaborasi agar pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan terkait proses pengolahan serat daun nenas.

“Kami meminta agar ada kolaborasi, siapa tahu para pelaku UMKM kita bisa mendapatkan pengetahuan tentang proses pembuatannya, sehingga potensi bahan baku yang ada di Kota Kotamobagu dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” lanjutnya.

Bagi Pemkot Kotamobagu, peluang tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal. Bahan baku yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan membuka peluang baru bagi pelaku UMKM

Selain membahas potensi kerja sama ekonomi, kunjungan Konsul Jenderal Filipina tersebut juga berkaitan dengan keberadaan warga negara Filipina di wilayah Kotamobagu.

Weny mengatakan, sebelum melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Kotamobagu, Konsul Jenderal Filipina di Manado telah mendatangi Kantor Imigrasi untuk memperoleh informasi terkait keberadaan warga Filipina di Kota Kotamobagu.

“Selain bersilaturahmi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu, sebelumnya beliau juga melakukan kunjungan ke Kantor Imigrasi untuk mendapatkan informasi terkait keberadaan warga Filipina di Kota Kotamobagu,” ungkap Weny.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, S.E., M.M., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Kunjungan ini membuka ruang komunikasi antara Kotamobagu dan perwakilan Pemerintah Filipina, khususnya dalam melihat peluang pengembangan potensi lokal dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM di daerah.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.