Telusur.news, KOTAMOBAGU — Kota Kotamobagu menjadi pusat perhatian dunia pendidikan madrasah di Sulawesi Utara. Madrasah Expo se-Provinsi Sulawesi Utara resmi dibuka Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., Senin (5/10/2026), di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotamobagu.
Kegiatan ini mempertemukan sejumlah madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Utara untuk menampilkan potensi, kreativitas hingga produk unggulan masing-masing
Bagi Weny Gaib, kepercayaan menjadikan Kotamobagu sebagai tuan rumah bukan sekadar agenda seremonial. Ia menilai Madrasah Expo menjadi momentum penting untuk memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, mandiri dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara dan panitia pelaksana yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Kotamobagu sebagai tuan rumah.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan seluruh jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, serta panitia pelaksana yang memberikan kepercayaan kepada Kota Kotamobagu sebagai tuan rumah,” ujar Weny.
Ia menegaskan, madrasah memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat menimba ilmu pengetahuan.
Menurutnya, lingkungan madrasah harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, kemandirian dan kewirausahaan peserta didik.
“Madrasah tidak hanya menjadi tempat untuk meningkatkan pengetahuan dan karakter para peserta didik, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kreativitas, kemandirian dan kewirausahaan,” katanya.
Karena itu, Weny menilai Madrasah Expo memiliki arti strategis. Selain menjadi ajang memperkenalkan karya dan produk unggulan madrasah, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi peserta untuk memperluas jejaring serta bertukar gagasan.
“Tidak hanya menjadi wadah untuk memperkenalkan dan menampilkan berbagai potensi, kreativitas serta produk unggulan madrasah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring dan mendorong lahirnya berbagai inovasi di lingkungan madrasah,” ungkapnya.
Weny pun meminta seluruh peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mendorong peserta untuk berani menunjukkan karya terbaik sekaligus membangun kolaborasi antarmadrasah.
“Tampilkan karya dan kreativitas yang terbaik, bangun terus kolaborasi, perkuat semangat kebersamaan,” pesannya.
Ia berharap Madrasah Expo tidak berhenti sebagai ajang pameran atau kompetisi, tetapi mampu menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh peserta.
“Jadikanlah kegiatan Madrasah Expo ini sebagai wadah untuk saling belajar, saling menginspirasi serta saling memotivasi dalam memajukan madrasah,” tambahnya.
Pembukaan Madrasah Expo turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. Ulyas Taha, M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, S.Pd.I., M.Pd., jajaran pejabat Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, serta para peserta yang berasal dari sejumlah madrasah se-Sulawesi Utara.
Dari Kotamobagu, Madrasah Expo Sulut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarmadrasah sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, kreatif, mandiri dan inovatif.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.