Telusur.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang dirangkaikan dengan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-56 serta Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, serta diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid membacakan sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.
Dalam sambutan Menteri Perhubungan, ditegaskan bahwa keselamatan merupakan aspek mendasar dalam penyelenggaraan transportasi.
Keselamatan tidak boleh dipandang sekadar sebagai rutinitas administratif, melainkan sebagai tanggung jawab moral yang harus diwujudkan melalui penerapan standar keselamatan di lapangan.
Insan perhubungan dituntut mampu menghadapi berbagai situasi kompleks, termasuk bencana alam, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran. Dalam kondisi tersebut, keselamatan dan konektivitas harus tetap dijaga secara beriringan.
Petugas perhubungan juga diharapkan berani menghentikan operasional apabila kondisi dinilai tidak aman, sembari bergerak cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap berjalan.
Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”
Tema ini mencerminkan peran strategis transportasi dalam menghubungkan antarpulau, kota dan desa, pasar dan rumah tangga, serta masyarakat dengan pusat pendidikan dan layanan kesehatan.
Transportasi, sebagaimana disampaikan dalam sambutan tersebut, tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan infrastruktur, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuka peluang ekonomi.
Penerbangan perintis, misalnya, dapat memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya membutuhkan berhari-hari menjadi hitungan jam.
Sementara itu, jalur kereta api, angkutan massal, dan sistem logistik yang efisien dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta membantu distribusi hasil pertanian, perikanan, dan produk usaha masyarakat.
Pemerintah juga menekankan pentingnya memperkuat konektivitas antara pusat produksi dan kawasan permukiman. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya transportasi dan logistik serta memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
“Kita harus menjaga pelayanan agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung, memperkuat angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda, serta memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” demikian salah satu pesan dalam sambutan Menteri Perhubungan.
Selain itu, perkembangan teknologi didorong untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan. Digitalisasi transportasi diharapkan memberikan manfaat nyata, seperti perjalanan yang lebih aman dan tepat waktu serta sistem logistik yang efektif dan transparan.
Meski demikian, keberhasilan penyelenggaraan transportasi tetap bergantung pada integritas, kepedulian, dan keberanian insan perhubungan dalam mengambil keputusan yang tepat.
Usai penyampaian sambutan Menteri Perhubungan, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid turut memberikan arahan dalam pelaksanaan Apel Korpri yang digelar secara rutin setiap bulan.
Ia meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.
Deddy juga mengingatkan pentingnya meningkatkan perhatian terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, khususnya kepada para Sangadi dalam hal pengelolaan dan penerimaan Anggaran Dana Desa (ADD).
Selain kedisiplinan, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga loyalitas kepada pimpinan, mensyukuri setiap amanah yang diberikan, serta membangun hubungan kerja yang harmonis di lingkungan pemerintahan.
“Saya berpesan agar kita semua saling menghargai antara pimpinan dan bawahan. Dengan adanya sikap saling menghargai, suasana kerja akan semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan hingga saat ini tetap aman, tenteram, dan nyaman.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bolsel terus berupaya memenuhi hak-hak ASN sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan aparatur serta mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab mereka.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tambahan Anggaran Dana Desa (ADD) kepada Desa Kombot dan Desa Popodu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten, Staf Khusus Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, para Sangadi, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.