Pemkot Kotamobagu Perkuat Koordinasi Timpora, Pengawasan Orang Asing Ditingkatkan
Pemkot Kotamobagu mendorong penguatan koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat untuk memastikan keberadaan serta aktivitas orang asing sesuai ketentuan.
Telusur.news, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu memperkuat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kota Kotamobagu.
Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas daerah di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., yang mewakili Wali Kota Kotamobagu, dalam sambutannya pada Rapat Timpora Kota Kotamobagu Tahun 2026, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu tersebut mengusung tema “Pengawasan Orang Asing yang Adaptif dan Terpadu dalam Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban.”
Dalam sambutannya, Sahaya menyampaikan bahwa posisi Kota Kotamobagu yang strategis di kawasan Bolaang Mongondow Raya, ditunjang perkembangan aktivitas ekonomi dan sosial, membuat wilayah tersebut semakin terbuka terhadap mobilitas pendatang, termasuk orang asing.
Kondisi tersebut juga didukung konektivitas transportasi dengan sejumlah wilayah sekitar, termasuk akses melalui pelabuhan serta Bandara Perintis Lolak yang turut menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas antardaerah.
Karena itu, menurut Sahaya, pengawasan terhadap orang asing membutuhkan koordinasi yang kuat dan terpadu antarinstansi.
“Koordinasi lintas sektor sangat penting, terutama dalam pertukaran informasi, pemantauan keberadaan dan aktivitas orang asing, serta respons cepat terhadap hal-hal yang memerlukan penanganan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antaranggota Timpora menjadi salah satu kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi persoalan yang berkaitan dengan keberadaan orang asing di daerah.
“Dengan niat dan itikad baik, saya yakin kita dapat bersama-sama melindungi wilayah dan masyarakat dari berbagai potensi persoalan yang mungkin ditimbulkan oleh orang asing,” katanya.
Sahaya juga mengajak unsur Timpora bersama masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan. Masyarakat yang menemukan keberadaan atau aktivitas orang asing yang perlu diklarifikasi di lingkungannya diminta segera menyampaikan informasi kepada pemerintah setempat maupun Kantor Imigrasi.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan keberadaan orang asing sesuai dengan izin tinggal dan tujuan kedatangannya di Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa orang asing yang berada di Indonesia dengan tujuan wisata tidak diperkenankan menggunakan izin tinggal tersebut untuk bekerja atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian izin.
“Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang perlu diklarifikasi terkait keberadaan atau aktivitas orang asing, segera sampaikan kepada pemerintah setempat atau berkoordinasi dengan Imigrasi, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sahaya berharap rapat Timpora tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga dapat memperkuat kesamaan persepsi serta memperlancar pertukaran informasi antarinstansi.
Dengan demikian, setiap potensi persoalan terkait keberadaan dan aktivitas orang asing dapat diantisipasi serta ditangani secara cepat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Dengan sistem dan strategi yang kita siapkan bersama, saya optimis bahwa Kotamobagu, serta Sulawesi Utara secara umum, akan tetap kondusif dan aman,” ungkapnya.
Rapat Timpora Kota Kotamobagu Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan orang asing sekaligus mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan suasana daerah yang kondusif.
Di akhir sambutannya, Sahaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Selamat bekerja, tetap semangat, dan semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan meridhoi setiap langkah kita,” tutupnya.**
(YN)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.