Telusur.news, KOTAMOBAGU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui Bank Indonesia kembali melaksanakan program Fasilitas Distribusi Pangan (FDP) Tahap IV di Pasar 23 Maret, Kota Kotamobagu, Senin (19/10/2026).
Program tersebut difokuskan pada distribusi komoditas cabai rawit merah sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di Kota Kotamobagu.
Pelaksanaan FDP diharapkan dapat memperlancar distribusi bahan pangan, membantu masyarakat memperoleh komoditas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, Noval C. Manoppo, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, TPID, dan Bank Indonesia atas pelaksanaan program tersebut.
“Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, TPID bersama Bank Indonesia atas pelaksanaan program Fasilitas Distribusi Pangan Tahap IV di Kota Kotamobagu,” ujarnya.
Menurut Noval, program FDP memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Program Fasilitas Distribusi Pangan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Kotamobagu karena dapat menjaga stabilitas harga pangan, mempertahankan daya beli masyarakat, serta mendukung pengendalian inflasi daerah, baik di Kota Kotamobagu maupun di Sulawesi Utara pada umumnya,” tambahnya.
Pelaksanaan FDP Tahap IV ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Polres Kotamobagu, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Melalui program ini, sinergi pemerintah daerah dan Bank Indonesia diharapkan terus memperkuat kelancaran distribusi pangan serta menjaga keterjangkauan harga komoditas strategis bagi masyarakat.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.