Pemkot Kotamobagu Laporkan Kesiapan Program MBG kepada Ketua Satgas Provinsi Sulut

Telusur.news, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya dalam mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, selaku Ketua Satgas Provinsi Program Makan Bergizi Gratis Sulawesi Utara.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara menekankan pentingnya percepatan implementasi Program MBG, khususnya terkait kesiapan infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), akurasi serta pemutakhiran data penerima manfaat, dan penguatan koordinasi lintas sektor agar program dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Wali Kota Kotamobagu dr. Wenny Gaib, Sp.M, bersama Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Gaib, SH, MH, menugaskan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP, ME, untuk menghadiri rapat koordinasi tersebut sekaligus menyampaikan laporan resmi Pemerintah Kota Kotamobagu kepada Ketua Satgas Provinsi MBG.

Dalam laporannya, Sahaya S. Mokoginta menyampaikan bahwa Kota Kotamobagu tidak memiliki SPPG dengan kategori wilayah terpencil. Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu menetapkan fokus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara terarah dan terukur.

“Kami tidak memiliki SPPG dengan kategori terpencil. Oleh karena itu, fokus utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Kotamobagu diarahkan terlebih dahulu kepada penerima manfaat siswa, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi dan konsentrasi belajar anak sekolah. Selanjutnya, program ini juga difokuskan kepada penerima manfaat 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelas Sahaya.

Lebih lanjut dijelaskan, penerima manfaat 3B merupakan kelompok prioritas yang terdiri dari ibu hamil untuk mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin, ibu menyusui guna menjamin kualitas dan kecukupan ASI, serta balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan tersebut, Sahaya juga melaporkan bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu menargetkan 10 titik SPPG. Hingga saat ini, dua SPPG telah beroperasi dan telah diresmikan langsung oleh Wali Kota Kotamobagu sebagai wujud komitmen penuh Pemerintah Daerah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Sementara itu, delapan SPPG lainnya masih dalam tahap perampungan sarana dan prasarana, dan terus diupayakan agar dapat segera beroperasi secara menyeluruh.

Dua SPPG yang telah beroperasi masing-masing berlokasi di Kelurahan Kotobangon yang dikelola oleh Yayasan Tarang Jaya Delapan Delapan, serta di Desa Bungko yang dikelola oleh Yayasan Bina Lentera Insan. Total penerima manfaat pada dua SPPG tersebut saat ini mencapai 2.935 orang, dari total calon penerima manfaat sebanyak 37.953 orang.

Selain percepatan operasional SPPG, Pemerintah Kota Kotamobagu juga secara berkelanjutan melakukan pemutakhiran data penerima manfaat serta pemetaan rantai pasok pangan lokal guna menjamin keberlanjutan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah.

Pemerintah Kota Kotamobagu optimistis, melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah koordinasi Satgas Provinsi MBG, seluruh SPPG dapat segera beroperasi dan Program Makan Bergizi Gratis mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi serta pembangunan sumber daya manusia di Kota Kotamobagu.

Turut hadir mendampingi Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Jufri Ngandu, S.Pd. (**)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.