Pemkab Bolsel Gandeng Pengadilan Agama Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini

Telusur.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat sinergi dengan Pengadilan Agama Bolaang Uki dalam upaya menekan angka pernikahan dini melalui edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pengadilan Agama Bolaang Uki di Rumah Dinas Bupati, Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (30/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu membahas sejumlah isu strategis, dengan fokus utama pada langkah-langkah pencegahan pernikahan dini yang dinilai memiliki dampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia, keberlangsungan pendidikan, kesehatan ibu dan anak, serta kesejahteraan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar Kamaru menegaskan bahwa persoalan pernikahan dini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan pernikahan dini harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah, Pengadilan Agama, sekolah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada anak-anak maupun orang tua,” ujar Bupati, yang saat itu didampingi Asisten III Setda Bolsel, Wahyudin Kadullah, S.IP., M.M.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk terus memperkuat berbagai langkah preventif melalui program edukasi, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat sebagai upaya menekan angka pernikahan dini di daerah.

Sementara itu, jajaran Pengadilan Agama Bolaang Uki menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam membangun sinergi dengan berbagai lembaga.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan langkah-langkah konkret yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi anak, sehingga tercipta generasi Bolsel yang sehat, berpendidikan, dan berkualitas.

(S.S)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.