Telusur.news, KOTAMOBAGU – Pengusaha sukses sekaligus pemilik White Hotel Ratatotok, Nurbaya Supit, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama ekonomi kerakyatan yang memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Nurbaya saat menjadi narasumber dalam Talkshow “Wali Kota Mendengar” bertema “Transformasi Ekonomi Kerakyatan, UMKM dan Industri Kreatif” yang berlangsung di halaman Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Sabtu (13/6/2026) malam.
Di hadapan ratusan pelaku usaha dan masyarakat, Nurbaya berbagi pengalaman membangun bisnis dari nol hingga berkembang seperti saat ini. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak terlepas dari keberanian menghadapi tantangan dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Bagi kami, mendirikan usaha akan lebih menarik ketika mempunyai tantangan. Untuk tantangan, sejauh ini masih dalam tanda aman,” ujarnya sambil berseloroh.
Tak hanya berbagi kisah sukses, Nurbaya juga memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM di Kota Kotamobagu agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas pasar. Ia menilai, transformasi digital menjadi kunci penting agar UMKM mampu bersaing dan bertahan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Karena itu, Nurbaya berharap pemerintah daerah terus menghadirkan regulasi dan program yang berpihak kepada pelaku usaha kecil dan industri kreatif. Menurutnya, UMKM membutuhkan support system yang kuat agar mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.
“UMKM bukan hanya sektor usaha biasa, tetapi merupakan fondasi ekonomi rakyat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” tegasnya.
Talkshow yang berlangsung interaktif tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, SpM, bersama jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, dan ratusan pelaku UMKM yang antusias mengikuti diskusi mengenai masa depan ekonomi kerakyatan dan industri kreatif di Kota Kotamobagu.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.