Telusur.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK), Rabu (30/9/2026).
Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Berkah, Kantor Bupati Bolsel, oleh Bupati Bolsel, Dr. (Cand.) H. Iskandar Kamaru, bersama Rektor IAI Kotamobagu, Dr. Muliadi Mokodompit.
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kelembagaan.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bolsel.
Dalam sambutannya, Rektor IAI Kotamobagu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bolsel atas terjalinnya kembali kerja sama antarlembaga tersebut.
Ia menjelaskan, kolaborasi antara IAI Kotamobagu dan Pemkab Bolsel telah berlangsung sejak 2018 dan memberikan manfaat, terutama dalam mendukung peningkatan pendidikan serta proses penyesuaian ijazah bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolsel.
Sebagai upaya memperluas akses pendidikan, IAI Kotamobagu saat ini juga tengah memfinalisasi pembangunan kampus kedua di wilayah Tolondadu. Selain itu, direncanakan pula kehadiran perwakilan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH).
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat Bolsel. Upaya ini turut didukung melalui berbagai skema beasiswa dan bantuan pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Rektor juga menegaskan komitmen IAI Kotamobagu dalam meningkatkan mutu akademik, memperkuat penelitian, serta mendorong moderasi beragama.
Sejumlah penelitian sosial dan ekonomi telah dilakukan di Bolsel, termasuk kajian mengenai pernikahan dini yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Iskandar Kamaru menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta SDM, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Menurut Bupati, kolaborasi antarlembaga memiliki peran penting dalam memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi, sekaligus mendukung penguatan kelembagaan dan pemenuhan kebutuhan akademik perguruan tinggi.
Bupati juga menyoroti tantangan akses dan biaya pendidikan yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Sebagai salah satu upaya mengatasi kendala tersebut, Pemkab Bolsel membuka peluang pemanfaatan fasilitas Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai ruang perkuliahan sementara.
Pemanfaatan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat, sekaligus menekan kebutuhan biaya operasional dalam penyelenggaraan perkuliahan.
Selain memperluas akses pendidikan, Bupati turut mendorong penguatan SDM lokal melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Para lulusan magister (S2) di lingkungan pemerintahan juga didorong untuk mengikuti program kualifikasi atau kesetaraan mengajar sesuai ketentuan, sehingga dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di daerah.
Melalui penandatanganan MoU ini, Pemkab Bolsel dan IAI Kotamobagu diharapkan dapat semakin memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan SDM, serta penguatan kelembagaan.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bolsel, Asisten III, jajaran dosen IAI Kotamobagu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta tenaga ahli.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.