Bupati Iskandar Tegaskan Komitmen Pemda Hadapi Tantangan Fiskal dan Tingkatkan Layanan Kesehatan di Monev Bolsel 2026

Telusur.news, BOLSEL – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi. Iskandar Kamaru, secara resmi membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kesehatan Kabupaten Bolsel Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Hotel Grand Whiz Manado, Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Bolsel.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan secara terbuka kondisi fiskal daerah yang saat ini berada dalam situasi efisiensi anggaran.

Menurutnya, pemerintah daerah dituntut untuk lebih cermat dan bijak dalam mengelola keuangan daerah di tengah berbagai tantangan nasional.

Bupati menjelaskan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) untuk sektor kesehatan dan pendidikan hingga kini belum ditransfer oleh pemerintah pusat.

Kondisi tersebut berdampak pada pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu serta pembayaran iuran BPJS, yang juga dialami oleh banyak daerah di Indonesia.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pada tahun mendatang kemungkinan akan dilakukan penyesuaian terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN apabila kebijakan alokasi 30 persen gaji dari DAU mulai diterapkan secara penuh.

Meski demikian, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk tetap bertanggung jawab terhadap seluruh kewajiban kepada tenaga kesehatan dan ASN.

“Semua ini akan tetap kita hadapi bersama. Pemerintah Daerah siap bertanggung jawab penuh, terus berusaha mencari solusi, dan memastikan hak-hak seperti gaji PPPK dan iuran BPJS akan tetap dibayarkan,” tegas Bupati.

Di tengah tantangan fiskal tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian positif sektor kesehatan Kabupaten Bolsel sepanjang tahun 2026.

Kabupaten Bolsel berhasil meraih peringkat pertama se-Sulawesi Utara dalam pelaksanaan program pengecekan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Selain itu, angka stunting serta Angka Kematian Ibu dan Anak terus menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Pengembangan layanan Posyandu juga telah berhasil mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa kasus Tuberkulosis (TB) Paru masih tergolong tinggi sehingga membutuhkan perhatian dan intervensi serius dari seluruh jajaran kesehatan. Di sisi lain, pengendalian serta pengawasan penyebaran HIV/AIDS terus dilakukan secara intensif.

Dalam arahannya, Bupati juga meminta percepatan pengisian personel pada Puskesmas Pembantu (Pustu) melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) secara langsung agar pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berjalan maksimal.

Ia turut menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas agar aktif berkoordinasi dengan para Camat dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penggunaan obat-obatan yang benar.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini terus memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial.

Sebelum membuka kegiatan Monev, pada hari yang sama Bupati Iskandar Kamaru juga melaksanakan pertemuan strategis bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Sulawesi Utara guna membahas pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA).

Dalam program tersebut, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menjadi salah satu dari tiga daerah di Sulawesi Utara bersama Bitung dan Manado yang terpilih sebagai wilayah intervensi Program KKPA Tahun 2026.

Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dan menegaskan akan melakukan pengawasan langsung terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait demi memastikan pelaksanaan program pangan aman berjalan optimal di Kabupaten Bolsel.

Turut mendampingi Bupati dalam rangkaian kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Bolsel Marzanzius A. Ohy, Plh. Asisten II Setda yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Bolsel, Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, para Camat se-Kabupaten Bolsel, para Kepala Puskesmas, serta seluruh peserta Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Tahun 2026.

(S.S)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.