Telusur.news, BOLSEL – Semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel untuk merefleksikan berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Hal itu disampaikan Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bolsel yang berlangsung di Alun-alun Bolsel, Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (21/7/2026).
Mengenakan pakaian adat khas daerah, Bupati Iskandar didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-18 Kabupaten Bolsel sebagai tonggak untuk mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Dalam amanatnya, Bupati mengungkapkan bahwa sejak resmi menjadi daerah otonom pada tahun 2008, Kabupaten Bolsel telah mengalami transformasi yang signifikan. Dari daerah yang dahulu dikenal sebagai wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal, kini Bolsel terus berkembang dan mampu menorehkan berbagai prestasi hingga mendapat pengakuan di tingkat regional maupun nasional.
Upacara tersebut turut dihadiri perwakilan kepala daerah dari Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Bolsel Ir. Arifin Olii beserta jajaran anggota DPRD, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, Sekretaris TP-PKK Ny. Rosdiana Abdul Hamid-Lapatola, Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy, para pejabat tinggi pratama, ASN, tokoh masyarakat, tokoh pemekaran, serta berbagai unsur lainnya.
“Bolsel adalah milik kita bersama yang kita perjuangkan bersama. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga dan memajukan daerah yang kita cintai ini,” tegas Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Iskandar juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Di antaranya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bolsel pada tahun 2025 mencapai 4,92 persen, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,52 persen dengan kemiskinan ekstrem nol persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,54, serta keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 12 tahun berturut-turut.
Menurut Bupati, berbagai capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah daerah. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Bolsel tetap berkomitmen menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Berbagai program strategis terus dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, peningkatan pelayanan kesehatan melalui RSUD Bolsel yang kini berstatus Rumah Sakit Tipe C, relokasi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang di Desa Modisi, hingga pembangunan Kampung Tematik Ideal di Desa Motandoi Selatan yang menjadi salah satu program unggulan daerah.
Bupati menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh komponen masyarakat, ASN, TNI-Polri, serta para pemangku kepentingan yang terus bergotong royong membangun Kabupaten Bolsel.
Pada momen penuh makna itu, Bupati Iskandar juga menyampaikan penghormatan kepada para tokoh pemekaran yang telah berjasa memperjuangkan lahirnya Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Ia turut mengapresiasi dukungan masyarakat yang selama ini terus mengawal pembangunan daerah.
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi hoaks, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK Paruh Waktu, agar memperoleh kepastian sesuai ketentuan yang berlaku.
“Mari kita jadikan peringatan HUT ke-18 ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad, memperkuat kebersamaan, dan mempercepat langkah dalam membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” ajaknya.
Pada akhir sambutannya, Bupati Iskandar turut menyampaikan kabar menggembirakan. Saat ini Pemkab Bolsel tengah menjajaki kerja sama Sister City dengan salah satu kota di Jepang sebagai upaya membuka peluang investasi dan mempercepat pembangunan daerah.
Kerja sama tersebut direncanakan mencakup pengembangan budidaya perikanan lobster dan tuna, program magang bagi 200 pemuda Bolsel di Jepang, pembangunan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih dan jalan, penguatan sektor pertanian, hingga pengembangan potensi pariwisata daerah.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolsel berharap mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas peluang investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Rangkaian peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan kemudian ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, dan Sekretaris TP-PKK Ny. Rosdiana Abdul Hamid-Lapatola.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat serta pemberian piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba sebagai bagian dari semarak peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bolsel.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.