Pejabat Administrator, Pengawas dan Pj Sangadi Dilantik, Wabup Bolsel: Segera Bergerak dan Bekerja

Telusur.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Penjabat (Pj) Sangadi, Senin (14/9/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan dalam rangka menyesuaikan kebutuhan kelembagaan, sekaligus memastikan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan desa tetap berjalan optimal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bolsel menegaskan bahwa proses penempatan aparatur sipil negara (ASN) dilakukan dengan mengedepankan prinsip sistem merit, kompetensi, serta evaluasi kinerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, pengangkatan Pj Sangadi dilaksanakan dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pemerintahan desa.

Wakil Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada para pejabat yang baru dilantik bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah, kepercayaan sekaligus ujian yang harus dibuktikan melalui kerja nyata dan tanggung jawab.

Untuk itu, terdapat tiga nilai utama yang ditekankan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, yakni profesionalisme, loyalitas dan akuntabilitas.

Dalam aspek profesionalisme, para pejabat dituntut menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, terus meningkatkan kompetensi, serta mampu menjadi birokrat dan pemimpin yang inovatif, responsif dan solutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, loyalitas harus diwujudkan melalui komitmen yang tegak lurus kepada pimpinan, daerah, bangsa dan negara. Setiap pelaksanaan tugas dan program kerja di lingkungan perangkat daerah maupun pemerintahan desa harus berjalan searah dengan visi, misi dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bolsel.

Sedangkan akuntabilitas, menurut Wakil Bupati, harus menjadi prinsip dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pengambilan keputusan.

Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, hukum, moral kepada masyarakat, serta kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pelantikan tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses transisi pemerintahan desa dengan diangkatnya Pj Sangadi Mataindo dan Molibagu. Pengangkatan ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan Sangadi Mataindo periode 2018–2026.

Pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian pejabat sebelumnya yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa jabatannya.

Memasuki masa transisi, Wakil Bupati memberikan sejumlah arahan strategis kepada para Pj Sangadi, terutama dalam memastikan pemerintahan desa tetap berjalan efektif hingga terpilihnya Sangadi definitif.

Pertama, Pj Sangadi diminta mengawal seluruh tahapan Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak 2026. Tahapan Pilsang untuk 16 desa dijadwalkan dimulai pada 21 September 2026, dengan pemungutan suara pada 8 Desember 2026.

Kedua, menjaga netralitas dan kondusivitas desa. Pj Sangadi diingatkan untuk tidak terlibat dalam politik praktis serta memberikan pelayanan secara adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.

Ketiga, memastikan pengelolaan tambahan Alokasi Dana Desa (ADD) dilakukan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran.

Pemkab Bolsel telah mengalokasikan tambahan ADD melalui APBD Perubahan 2026 sebesar Rp1.387.489.500 untuk 81 desa. Pengelolaan dana tersebut harus dilakukan sesuai ketentuan agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mencegah timbulnya persoalan di kemudian hari.

Keempat, membangun sinergi dan tanggung jawab penuh dengan merangkul seluruh elemen masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa serta pemangku kepentingan lainnya.

Kelima, mempersiapkan serah terima pemerintahan desa secara tertib dan bersih, dengan memastikan seluruh administrasi dan tata kelola desa berada dalam kondisi baik sehingga tidak meninggalkan persoalan ketika Sangadi definitif nantinya dilantik.

Menutup arahannya, Wakil Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Mereka diminta segera bekerja, menjalankan tugas dan menghadirkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

“Jangan berlama-lama beradaptasi. Segera bergerak dan bekerja. Masyarakat menanti kinerja, pelayanan publik yang prima, serta terobosan nyata,” tegasnya.

Ia berharap pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat realisasi berbagai program pembangunan daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang Madani, Maju, Gotong Royong, Sejahtera dan Berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bolsel DR. (Cand.) Marzanzius A. Ohy, para Asisten Setda, pimpinan OPD, para Camat, pejabat yang dilantik, ASN serta tamu undangan lainnya.

(S.S)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.