Telusur.news, BOLSEL – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt, M.Si, turut berperan dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan aparatur dengan menjadi mentor pada Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Watutumou, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (4/9/2026).
Seminar ini diselenggarakan BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, sebagai salah satu tahapan pembelajaran PKN Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.
Mengusung tema “Penguatan Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Guna Membangun Ekosistem Investasi bagi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan,” kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mempresentasikan gagasan inovasi serta rancangan perubahan yang akan diterapkan di lingkungan organisasi masing-masing.
Dalam proses tersebut, mentor memiliki peran strategis dalam memberikan arahan, dukungan, serta masukan untuk memastikan rancangan proyek perubahan yang disusun peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan organisasi dan mampu menghasilkan dampak nyata.
Pada kesempatan ini, Bupati Iskandar Kamaru menjadi mentor bagi empat peserta PKN Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026 yang seluruhnya merupakan pejabat pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.
Keempat peserta tersebut yakni Anas Kangiden, Kepala Dinas Pertanian Raston Mooduto, Kepala BKPSDM dr. Sri Suhaity Pakaya, Kepala Dinas Sosial, serta Awaludin Lamalani, Kepala Dinas Perhubungan.
Sebagai mentor, Bupati Iskandar memberikan dukungan penuh terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kapasitas kepemimpinan para peserta.
Ia mendorong agar setiap gagasan perubahan yang dirancang tidak hanya bersifat inovatif, tetapi juga menjawab kebutuhan organisasi serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Pendampingan tersebut juga diarahkan agar rancangan proyek perubahan dapat disempurnakan hingga tahap implementasi. Dengan demikian, inovasi yang lahir dari proses pembelajaran PKN tidak berhenti sebagai sebuah rancangan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan pada masing-masing perangkat daerah.
Seminar Rancangan Proyek Perubahan menjadi tahapan penting bagi peserta PKN Tingkat II untuk menguji gagasan, memperoleh masukan, sekaligus menyempurnakan strategi perubahan sebelum diimplementasikan dalam lingkungan kerja masing-masing.
Keterlibatan Bupati Iskandar Kamaru sebagai mentor sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam mendorong lahirnya kepemimpinan birokrasi yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang semakin efektif, responsif, dan berkelanjutan.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.