Wawali Rendy Imbau Warga Kotamobagu Waspadai Rubella, Ajak Lengkapi Imunisasi Anak

Telusur.news, KOTAMOBAGU — Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Rubella, menyusul ditemukannya kasus campak-rubella klinis di Kota Kotamobagu.

Rendy mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak menganggap remeh penyakit yang dapat menular dengan mudah tersebut. Menurutnya, peningkatan kewaspadaan penting dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit yang dapat berdampak pada kesehatan anak.

“Ayo warga Kota Kotamobagu, mari tingkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Rubella, di tengah peningkatan risiko kejadian luar biasa, yang dapat mengancam kesehatan anak-anak kita, dengan ditemukannya kasus campak-rubella klinis di Kota Kotamobagu,” ujar Rendy.

Ia menjelaskan, Rubella atau yang dikenal sebagai campak Jerman merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menular melalui percikan ludah saat seseorang batuk, bersin maupun berbicara.

Adapun sejumlah gejala yang perlu diperhatikan antara lain demam ringan, ruam kemerahan pada kulit, mata merah, pilek, serta pembengkakan kelenjar di belakang telinga dan leher.

Rendy juga mengingatkan bahwa Rubella dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan anak. Di antaranya gangguan pendengaran permanen, katarak atau kebutaan, kelainan jantung bawaan, keterlambatan tumbuh kembang, disabilitas intelektual, gangguan bicara hingga gangguan belajar.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, salah satunya dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi secara lengkap dan sesuai jadwal.

“Ayo imunisasi, ayo ke Posyandu. Jangan tunggu sampai anak kita sakit, jangan tunggu sampai ada penyesalan. Lindungi anak-anak kita hari ini dengan imunisasi lengkap sesuai jadwal. Semua layanan gratis,” tegasnya.

Rendy berharap kesadaran masyarakat untuk melengkapi imunisasi anak terus meningkat, sehingga risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dapat diminimalkan.

Ia juga mengajak orang tua memanfaatkan layanan kesehatan dan Posyandu yang tersedia untuk memastikan imunisasi anak terpenuhi sesuai ketentuan.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.