Telusur.news, BOLSEL – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), H. Iskandar Kamaru, secara resmi membuka Seleksi Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk jabatan Inspektur Daerah Kabupaten Bolsel Tahun 2026 di Hotel Quality Manado, Rabu (28/10/2026).
Dalam arahannya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa integritas, independensi, dan profesionalisme merupakan prinsip utama yang wajib dimiliki calon Inspektur Daerah guna memperkuat pengawasan internal serta mencegah praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.
“Seorang Inspektur harus memiliki integritas, keberanian, independensi, dan profesionalisme. Pengawasan harus dilaksanakan secara objektif, tidak boleh tebang pilih, serta berorientasi pada perbaikan dan pencegahan penyimpangan,” tegasnya.
Menurutnya, Inspektur Daerah memiliki peran strategis dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan, memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi.
Ia menjelaskan, tugas Inspektur tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis perangkat daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya penerapan sembilan nilai integritas yang terangkum dalam akronim JUMAT BERSEPEDA KK, yakni Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.
Menurutnya, meskipun nilai-nilai tersebut belum dicanangkan secara resmi di lingkungan Pemkab Bolsel, penerapannya harus tercermin dalam perilaku, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tugas sehari-hari setiap aparatur sipil negara (ASN).
Orang nomor satu di Bolsel itu berharap seluruh peserta seleksi mampu menunjukkan kapasitas kepemimpinan, kompetensi teknis dan manajerial, serta komitmen kuat terhadap pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pengawasan internal pemerintah.
Ia juga menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Karena itu, setiap peserta diharapkan mengikuti proses seleksi secara sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaik sesuai kompetensi serta kualifikasi masing-masing.
“Saya selaku Bupati Bolaang Mongondow Selatan berkomitmen menjadikan Bolsel sebagai garda terdepan dalam mengawal integritas, mencegah penyimpangan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan antikorupsi dan menegakkan nilai-nilai integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolsel, M. Arvan Ohy, S.STP, Asisten II H. M. Ichsan Utiah, Asisten III, Wahyudin Kadullah, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bolsel.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.