Menuju Pembangunan Tepat Sasaran, Pemkot Kotamobagu Sinkronkan RKPD dan RKPDes 2027
Pemkot Kotamobagu memperkuat sinergi perencanaan pembangunan daerah dan desa agar program 2027 lebih terarah, terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran.
Telusur.news, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus memperkuat sinergi perencanaan pembangunan antara pemerintah daerah dan desa. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Sinkronisasi RKPD dan RKPDes Tahun 2027.
Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sahaya Mokoginta, menghadiri sekaligus membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bapelitbangda Kota Kotamobagu, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala OPD, staf khusus Wali Kota, camat, para sangadi, serta ketua BPD se-Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Sahaya menegaskan bahwa sinkronisasi RKPD dan RKPDes memiliki peran strategis dalam memastikan pembangunan di tingkat kota dan desa berjalan dalam satu arah, terintegrasi, serta saling memperkuat.
“Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Rapat koordinasi ini memiliki arti penting dalam memastikan bahwa proses pembangunan di tingkat daerah dan desa dapat berjalan selaras, terintegrasi dan saling memperkuat,” ujar Sahaya.
Menurutnya, perencanaan pembangunan bukan sekadar menyusun daftar kegiatan dan program. Lebih dari itu, perencanaan harus menjadi instrumen untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“RKPD Kota Kotamobagu Tahun 2027 dan RKPDes Tahun 2027 harus ditempatkan dalam satu kesatuan arah pembangunan. Program dan kegiatan yang direncanakan di desa perlu memperhatikan prioritas pembangunan daerah, sementara pemerintah daerah juga harus memahami dan mengakomodasi kebutuhan serta potensi yang berkembang di tingkat desa,” katanya.
Ia mengatakan, sinkronisasi tersebut penting untuk menghindari terjadinya tumpang tindih program, kesenjangan pembangunan, maupun penggunaan anggaran yang kurang efektif dan tidak tepat sasaran.
“Saya berharap melalui forum ini dapat dibangun komunikasi yang lebih kuat antara pemerintah kota, kecamatan dan pemerintah desa, sehingga setiap tahapan perencanaan benar-benar menghasilkan program yang terukur, realistis dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” harapnya.
Untuk tahun 2027, Sahaya juga meminta agar perencanaan pembangunan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Desa harus menjadi bagian penting dalam pencapaian target pembangunan daerah. Potensi desa, baik sumber daya manusia, ekonomi lokal, pertanian, perkebunan, UMKM maupun sektor lainnya harus dikembangkan secara optimal dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan Kota Kotamobagu,” ucapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kualitas data dalam penyusunan perencanaan. Setiap program, menurutnya, harus didukung data yang akurat agar intervensi pembangunan dapat diberikan kepada kelompok masyarakat dan wilayah yang benar-benar membutuhkan.
“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran pemerintah desa agar penyusunan RKPDes dilakukan secara partisipatif, transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap memperhatikan prioritas pembangunan daerah,” tuturnya.
Sahaya berharap rapat koordinasi tersebut tidak berhenti pada kesepakatan administratif semata, tetapi mampu menghasilkan komitmen bersama, program yang benar-benar sinkron, indikator yang jelas, serta pembagian peran yang terukur antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Dengan demikian, perencanaan pembangunan tahun 2027 diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kota Kotamobagu.**
(YN)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.