Wakil Wali Kota Rendy Tanam Perdana Benih Kakao, Belajar Sambung Pucuk Metode Okulasi dan Serap Keluhan Petani

Telusur.news, PERTANIAN Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pertanian dengan melakukan penanaman perdana benih kakao pada Kegiatan Kelompok Belajar Mandiri Berbasis Pemberdayaan (KBMBP) yang digelar di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Sabtu 27 Juni 2026.

Tak hanya melakukan seremoni penanaman, Rendy juga terjun langsung mengikuti proses pembelajaran bersama para petani. Ia mempraktikkan teknik penyambungan pucuk tanaman kakao menggunakan metode okulasi, salah satu teknik yang dinilai mampu menghasilkan bibit unggul dengan produktivitas yang lebih baik.

Dengan didampingi para petani dan pendamping lapangan, Wakil Wali Kota tampak serius mempelajari setiap tahapan okulasi, mulai dari pemilihan batang bawah dan entres hingga proses penyambungan. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk berdiskusi mengenai teknik pembibitan yang benar agar menghasilkan tanaman kakao yang sehat dan berkualitas.

Usai praktik di lapangan, Rendy berdialog dengan para petani. Dalam kesempatan itu, para petani menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, di antaranya kebutuhan bibit kakao unggul, pendampingan teknis yang berkelanjutan, hingga harapan agar pemerintah terus memberikan perhatian terhadap pengembangan komoditas kakao di Kota Kotamobagu.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rendy menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu akan terus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas petani melalui kegiatan pelatihan dan pemberdayaan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali para petani dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Pembibitan kakao merupakan tahapan penting dalam menghasilkan tanaman yang sehat, produktif, dan mampu meningkatkan hasil panen,” ujar Rendy.

Ia juga berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada petani lainnya sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu menghasilkan bibit kakao berkualitas.

Selain itu, Rendy menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Saya berharap petani-petani yang ada hari ini tidak berhenti hanya sampai di pelatihan hari ini. Harus ada regenerasi. Terutama generasi Z yang saat ini hadir, saya berharap mereka memiliki perhatian dan kemauan untuk terjun ke dunia pertanian. Mereka perlu dibimbing sejak awal, mulai dari penyediaan bibit, proses penanaman, hingga mampu menghasilkan bibit yang berkualitas. Dengan begitu, akan lahir petani-petani muda yang mampu melanjutkan pembangunan sektor pertanian di daerah,” ungkapnya.

Kehadiran Wakil Wali Kota yang tidak hanya menanam benih kakao, tetapi juga ikut belajar teknik okulasi serta mendengarkan langsung aspirasi para petani mendapat apresiasi dari peserta kegiatan. Para petani berharap perhatian pemerintah terhadap pengembangan kakao di Kota Kotamobagu terus berlanjut melalui program pembinaan, penyediaan bibit unggul, serta pendampingan yang berkesinambungan.

YN

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.