Telusur.news, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan persiapan proses lelang sejumlah paket pekerjaan strategis dengan total anggaran sekitar Rp 8 miliar.
Saat ini, berbagai tahapan teknis tengah dirampungkan, mulai dari penyusunan dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, hingga kelengkapan administrasi sebagai syarat utama sebelum lelang resmi diumumkan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh paket pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memiliki kualitas yang optimal.
Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam paket lelang tersebut adalah pekerjaan pengaspalan (hotmix) di sejumlah ruas jalan strategis.
“Ada empat paket hotmix yang rencananya akan dikerjakan, yakni Jalan Ampera, Jalan Ibolian, Jalan Zakaria Imban, serta satu paket lainnya yang tersebar di beberapa titik di wilayah Kota Kotamobagu, seperti Jalan Cempaka, lanjutan Pasar Poyowa Kecil, dan Jalan 45 di Kelurahan Motoboi Kecil. Dari empat paket tersebut, tiga ruas jalan telah ditetapkan, sementara satu paket lainnya tersebar di beberapa lokasi,” ujar Claudy saat ditemui di Kantor Wali Kota Kotamobagu, Senin (2/2/2026).
Selain peningkatan jalan, Dinas PUPR juga menyiapkan paket pekerjaan lain yang menyasar sektor penataan ruang dan fasilitas publik. Di antaranya penataan kawasan Gelora Ambang, lanjutan pembangunan Taman Paloko Kinalang, serta rehabilitasi Taman Kota di Jalan Ahmad Yani.
“Taman Kota ini nantinya akan ditata dan difungsikan sebagai ruang bagi pelaku UMKM, seperti tempat berjualan kopi dan usaha lainnya, sehingga dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang interaksi masyarakat,” jelasnya.
Secara keseluruhan, paket pekerjaan yang akan dilelang mencakup berbagai kegiatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pemkot Kotamobagu menargetkan seluruh proses lelang dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga realisasi anggaran serta pelaksanaan pembangunan tidak mengalami keterlambatan dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
(YN)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.