Telusur.news, BOLSEL – Komitmen memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif kembali ditunjukkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ke-30 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 dengan agenda Tahap II Penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bolsel, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu (29/7/2026), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolsel, Ir. Arifin Olii, serta dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama jajaran pemerintah daerah dan anggota DPRD.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas terjalinnya kerja sama yang harmonis sehingga proses pembahasan hingga penetapan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan dengan baik.
Menurut Bupati, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“KUA-PPAS adalah kompas pembangunan daerah. Karena itu, setiap program yang disusun harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bolsel. Di antaranya penyelesaian penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), penyesuaian belanja daerah dengan arah kebijakan RPJMD, penguatan pengawasan pengelolaan anggaran desa, peningkatan kapasitas aparatur, penertiban praktik pungutan liar dan komersialisasi di lingkungan sekolah, hingga pembenahan fasilitas asrama mahasiswa agar pemanfaatan anggaran semakin efektif dan tepat sasaran.
Di sektor ekonomi, Bupati yang berpasangan dengan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid itu mengungkapkan bahwa Pemkab Bolsel terus memperluas peluang kerja sama internasional melalui rencana Sister City dengan salah satu wilayah di Jepang.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka peluang magang kerja bagi masyarakat, memperluas ekspor komoditas unggulan sektor perikanan, mendukung pembangunan pasar raya yang bersih dan modern, serta menghadirkan hibah berbagai sarana pendukung seperti armada pemadam kebakaran, ambulans, hingga kapal penangkap ikan.
“Kami ingin APBD menjadi instrumen yang mampu mendorong lahirnya peluang kerja, memperkuat ekonomi daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, pemerintah akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bolsel,” ungkap Bupati.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh unsur pemerintah, DPRD, dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan sebagai fondasi dalam mewujudkan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Rapat Paripurna kemudian ditutup dengan persetujuan seluruh fraksi DPRD terhadap Penetapan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Dokumen tersebut selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Tahun Anggaran 2027.
(S.S)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.